Pinrang Akan Menjadi Kabupaten Pertama di Indonesia dalam Penguatan Kelembagaan Petani Berbasis Komunitas Estate Padi

Trend pengembangan pembangunan pertanian di Kabupaten Pinrang patut diacungi jempol. Setelah sukses menjalin kerjasama dengan LPPM IPB dalam hal pengembangan varietas padi, kini Kabupaten Pinrang terpilih menjadi Kabupaten Pertama yang akan menjadi percontohan nasional dalam hal penguatan kelembagaan petani berbasis Komunitas Estate Padi (KEP). Hal tersebut merupakan bagian dari beberapa bentuk nota kesepahaman antara LPPM IPB dan Pemda Pinrang.

Bupati Pinrang, Aslam Patonangi yang langsung menerima tim LPPM IPB, Selasa (07/08) di ruang kerjanya, mengungkapkan bahwa pembangunan pertanian di Pinrang terus digalakkan “tentunya kita harus beranjak dari pertanian konvensional, inovasi-inovasi dalam pertanian harus maksimal. Termasuk dalam hal penguatan kelembagaan petani, agar penetrasi teknologi terutama dalam aspek budidaya dapat berimplikasi pada peningkatan produksi” ungkapnya.

Sementara itu, tim LPPM IPB, Prof. Memen Surahman mengungkapkan bahwa terpilihnya Kabupaten Pinrang sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang akan menjadi percontohan Komunitas Estate Padi (KEP) tersebut, berkat keseriusan pemerintah daerah dan dinas terkait dalam memajukan pertanian. “Kami memilih Pinrang karena pemerintahannya sangat mendukung pertanian, ini sangat menarik. Pertanian di Pinrang ini sangat kompleks, potensinya luar biasa, kami yakin KEP ini akan mendorong kesejahteraan petani” papar Prof Memen.

Menurutnya, komunitas estate padi ini dibentuk oleh petani dalam suatu hamparan di suatu kawasan dengan menganut prinsip sinergi, konsolidasi, kebersamaan dan keberlanjutan. Salah satu poin penting dalam KEP ini adalah dalam suatu KEP terdiri dari 303 hektar, meliputi 300 hektar sebagai lahan produksi konsumsi dan 3 hektar sebagai lahan produksi benih.

Memen juga mengungkapkan bahwa petani selama ini, jika dengan luasan 303 hektar hanya dapat memperoleh sekitar 6,8 M. Dengan produksi yang dijual dalam bentuk gabah, sementara jika mereka tergabung dalam KEP nantinya, mereka akan memperoleh sekitar 13,4 M.

Sebagai upaya dalam mensukseskan KEP di Pinrang ini, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura, Andi Calo Kerrang yang ditemui seusai acara menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada petani terkait KEP tersebut.

(JP)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pinrang Akan Menjadi Kabupaten Pertama di Indonesia dalam Penguatan Kelembagaan Petani Berbasis Komunitas Estate Padi"