Memasuki Purna Bakti, H.Syafruddin Ceritakan Kisahnya Selama Penyuluh Berurai Airmata.

Dua penyuluh terbaik Kabupten Pinrang yang bertugas di BPP Paleteang memasuki masa purna baktinya. Keduanya adalah Ir. H. Syafruddin Tahir dan Albertus Salu, SP. Sebagai wujud penghargaan atas keduanya, diadakan acara ramah tamah yang berlangsung di BPP Paleteang, Sabtu (08/09).

Acara ramah tamah purna bakti tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Tjalo Kerrang, Camat Paleteang, Lurah, penyuluh dari BPP Tiroang, Sawitto, Cempa dan Mattirobulu serta beberapa pengurus kelompok tani di Kecamatan Paleteang.

Saat diberikan kesempatan memberikan  pesan dan kesan, H. Syafruddin tampak berurai airmata. “Kepada semua rekan-rekan, tidak ada pertemuan yang tidak terpisahkan. Dapat bersama rekan-rekan penyuluh selama ini adalah sebuah anugerah yang paling indah, karena kita telah mengukir kesan yang tidak akan terlupa hingga akhir waktu. Seperti saat kita pergi, kita ingat akan semua waktu yang kita habiskan bersama mengabdi, mendampingi petani, namun kita masih akan menjadi rekan, teman untuk selamanya. Semoga kita semua bisa meraih kesuksesan termasuk mensukseskan petani. Hanya hening yang selalu tersebar derai sebagai ucapan selamat tinggal. Lanjutkanlah perjuangan, tetap menabur bakti. Bravo penyuluh” demikian diungkapkan oleh H. Syafruddin dengan suara terbata-bata dan sesekali mengusap airmatanya. Tampak kesedihan begitu mendalam bercampur haru. Dirinya pula menceritakan sederetan panjang kisah-kisahnya selama menjadi sebagai penyuluh di Kabupaten Pinrang dengan masa pengabdian 40 tahun lebih.

Dirinya dipercayakan sebagai Kepala BPP dalam waktu yang lama. Sebagai seorang penyuluh, H. Syafruddin dan juga Albertus sudah menunaikan tugasnya dengan baik.

Sementara itu, Andi Tjalo dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa Penyuluh Pertanian yang telah mengabdikan dirinya untuk kesejahteraan masyarakat Pertanian, terkhusus yang telah menjalani masa purnabakti di tahun 2018. 

“Dan meski sudah tidak bertugas aktif sebagai penyuluh, jalinan silaturahmi dengan kita semua diharapkan tetap terjalin dan tetap membantu kami dalam mewujudkan pembangunan pertanian di Pinrang ini. Telah banyak kemajuan di bidang Pertanian di Kabupaten pinrang, itu tidak lepas dari bimbingan seorang Penyuluh Pertanian. Untuk Tahun 2018 ini, banyak teman penyuluh yang pensiun. Ada pula yang pindah ke kabupaten lain” ungkapnya.

Setelah memberikan arahan, dilakukan penyerahan bingkisan kepada penyuluh yang telah memasuki masa purnabakti.

(JP).

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Memasuki Purna Bakti, H.Syafruddin Ceritakan Kisahnya Selama Penyuluh Berurai Airmata."