Kadistanhorti Mengapresiasi Pemuda yang Terjun ke Pertanian

Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Calo Kerrang menyebutkan bahwa sektor pertanian sangat membutuhkan generasi muda untuk dipersiapkan sebagai masa depan ketahanan pangan.

“Kita harus terus mengupayakan agar tumbuh rasa ketertarikan yang besar bagi para anak muda pada dunia pertanian. Jika kita ingin membuat pertanian lebih produktif, lebih intensif, dan lebih menguntungkan, maka anak-anak muda harus terlibat dalam hal ini” ungkapnya saat berkunjung ke areal persawahan di Punnia, Sabtu (03/03).

Kunjungan tersebut merupakan agenda rutin Kepala Distanhorti di setiap akhir pekan. Menyusuri areal persawahan dengan bersepeda. Disamping sebagai olahraga, kegiatan ini juga digunakan untuk menyapa petani, termasuk memantau pemanfaatan bantuan-bantuan yang sudah tersalurkan.

Andi Calo memaparkan cara agar para anak muda lebih tertarik terhadap pertanian atau mau menjadi petani ialah dengan menunjukkan bahwa pertanian memberikan keuntungan yang sangat besar.

“Kami merasa bangga dengan pemuda yang tertarik untuk bertani, sepanjang jalan tani yang dilewati, kami menjumpai banyak anak muda, kita harus lebih mengajak para generasi muda agar dapat menjadi penggerak di sektor pertanian. Menjadikan pertanian sebagai pekerjaan yang menarik dan mudah, bukan lagi pekerjaan yang keras dan berat. Kita harus menerapkan teknologi yang sudah berkembang, misalnya pada saat pembenihan, perawatan, sampai panen, yang mudah dengan bantuan teknologi” lanjutnya.


Kehadiran teknologi dapat menarik anak-anak muda lebih gandrung dengan pertanian. Namun Andi Calo menegaskan bahwa sebelum masuk ke teknologi, cara berpikir (mindset) tentang pertanian harus lebih dulu diubah. Sebab, selama ini petani selalu diidentikan dengan pekerjaan susah.

“Tugas kita bersama adalah membangun keyakinan kepada para petani bahwa mereka harus jadi petani yang kaya, dengan cara-cara pertanian modern yang inovatif serta penggunaan teknologi dalam bertani. Semua itu bisa menjadi hal-hal yang menarik minat anak muda, poin utamanya adalah menunjukkan pada anak muda bahwa bertani itu menguntungkan. Bertani bukan pekerjaan membosankan, kemudian pengalihan metode pertanian tradisional ke pertanian menggunakan teknologi juga sudah bisa diterapkan saat ini” tutur Andi Calo.

(JP)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kadistanhorti Mengapresiasi Pemuda yang Terjun ke Pertanian"