Hujan Belum Juga Turun, Bupati Pinrang Pantau Debit Air di Bendung Benteng

KABARDISTANHORTI-PINRANG. Musim kemarau tahun ini berdampak pada kekeringan yang melanda sejumlah areal persawahan di Kabupaten Pinrang. Musim kemarau ini diprediksi masih akan berlangsung lama, setidaknya kemarau akan berlangsung sampai minggu ketiga bulan Oktober.

Melihat kondisi seperti ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang telah menempuh berbagai upaya terutama untuk menyelamatkan pertanaman padi.

Bupati Pinrang, H. Andi Irwan Hamid saat meninjau langsung kondisi air di Bendung Benteng, Sabtu (14/09/2019) meminta agar sedapat mungkin air bisa didistribusikan pada wilayah-wilayah yang dilanda kekeringan.

“Irigasi mempunyai kaitan erat dengan bidang pertanian, tentunya koordinasi seperti ini sangat urgen. Mengingat petani sangat resah akhir-akhir ini akibat kekurangan air. Bahkan beberapa lokasi kini kesulitan mencari sumber-sumber air untuk dipompa” ungkap H. Andi Irwan.

Lebih lanjut H. Andi Irwan mengungkapkan bahwa terkait tata kelola air memang terdiri dari beberapa kewenangan, mulai dari kewenangan pusat, provinsi, maupun kabupaten. Namun secara bersama-sama akan berkontribusi pada sektor pertanian bagi ketahanan pangan pada umumnya. Olehnya itu, koordinasi yang baik menjadi kunci utama.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kadis PSDA, Muhammada Jaenal, Kadis Prindag, Hartono Mekka, Kadis BLH, Sudirman, Kadis Perhubungan, Kepala BKD, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil serta unsur terkait. (JP)

(JP)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Hujan Belum Juga Turun, Bupati Pinrang Pantau Debit Air di Bendung Benteng"